tugas akhir, apa kabar? sudah lama tak bertemu…
terakhir beberapa bulan yang lalu.. padahal dulu rencanannya bakalan rajin nulis di blog ini selama tugas akhirnya aku kerjain..
oke, sekarang kita rapel. what i have been doing for this several months..
sejak proposal lolos bulan mei kemaren, sama pak soetam, langsung disuruh ngerjain programnya. aku memutuskan untuk ngerjain program desktopnya dulu. tugas akhirku ini terdiri dari 2 bagian, program desktop dan program web. sejauh ini masih ngerjain implementasi database dulu, banyak yang harus dikerjain. database yg dipake di program nanti sekitar 20-an tabel.. belom ngerjain detil programnya, maintenance databasenya aja udah mau mampus rasanya! masuk”in perintah sql mulai dari insert, update, dll, sampe mau muntah…
sejak akhir bulan mei, aku disuruh nyari referensi lagi di rumah sakit lain,rumah sakit yang sedikit lebih besar, seperti dr. soetomo surabaya. sekarang ku jabarin cara masukin ijin survey ke rs. dr. soetomo
pertama, ajukan surat ijin survey/penelitian di kampus. judul surat sangat menentukan lamanya surat itu diproes oleh administrasi rumah sakit. kalau mau penelitian, ajukan surat ijin penelitian, kalau mau survey ajukan surat survey, demikian juga kalau mau study lapangan, ajukan surat study lapangan. biasanya untuk tugas akhir, surat yang diajukan itu surat ijin penelitian.
awalnya surat dibawa langsung ke bagian sekretariat direktur untuk nantinya disampaikan ke bagian yang pertanggung jawab. kalau suratnya ijin penelitian, biasanya akan langsung disalurkan ke bagian litbang (penelitian dan pengembangan), kalu ijin survey dan study lapangan, akan disampaikan ke bagian riset. setelah memasukkan surat ke sekretariat direktur, kita akan diminta untuk memantau sendiri perkembangan apakah ijin penelitian/survey/study lapangan yang kita ajukan disetujui atau tidak. biasanya akan diberikan suatu nomor telepon, jadi mulai dari minimal 3 hari setelah kita memasukkan surat ke sekretariat direktur, kita bisa telpon ke bagian yang bersangkutan untuk menanyakan tentang kelanjutan permintaan ijin tersebut.
kemaren aku mengajukan surat untuk ijin penelitian, maka suratnya akan dibawa ke bagian litbang. setelah ada konfirmasi lewat telepon yang menyatakan surat kita disetujui, maka kita akan disuruh datang langsung ke bagian litbang. disana nanti kita akan diwawacara sedikit tentang tujuan penelitian kita. saat ke bagian litbang, jangan lupa untuk membawa proposal tugas akhir/proposal penelitian. setelah diwawancara, kita akan langsung diminta untuk mengurus surat” yang berhubungan dengan ijin penelitian. biaya pengurusan surat ini rp. 150.ooo,- untuk penelitian standar s1 perguruan tinggi dalam negeri. untuk tingkat study yang lebih tinggi, akan lebih tinggi lagi biayanya. kalau tidak salah yang tertinggi untuk peneliatian s2/s3 dari perguruan luar negeri, sekitar rp. 2,5-3 juta.
jika suratnya sudah selesai, maka kita akan diminta untuk mambawa surat ijin dari bagian litbang ke bagian dimana kita akan melakukan penelitian. kalau penelitiannya di bidang it dan rekam medis seperti aku, akan ada 2 surat yang harus dibawa ke bagian” tersebut. 1 surat untuk bagian it, 1 surat untuk bagian pprm (lupa kepanjangannya, intinya rm=rekam medik). di bagian” tersebut kita juga harus melampirkan copy proposal yang kita miliki dan ada sedikit wawancara untuk penelitian yang akan dillakukan.
setelah penelitian dilakukan, kita akan diminta untuk memasukkan laporan hasil penelitian ke bagian litbang rumah sakit.
pengurusan surat” diatas memakan waktu sekitar 2-3 minggu. cukup lama memang, tapi memang itu yang harus dilakukan di negara yang birokrasinya sangat amat panjang ini.
jumat, 4 juli 2008, aku melakukan konsultasi lagi dengan pembimbing. awalnya diasedikit marah karenasudah tidak bertemu selama sebulan lebih. kujelaskan alasanku dan dia sedikit maklum. memang kesalahanku tidak menceritakan masalahku kepada dia, padahalkalau kuceritakan mungkin dia bisa sedikit membantu dan tidak menekanku terlalu keras, padahal tanpa tekanan itu mungkin aku tidak bisa melakukan apa-apa…
satu surprise, dia mengharuskan aku untuk maju sidang di bulan agusus nanti. 1 bulan lagi. dengan program yang belum jadi, aku hanya bisa berpikir optimis untuk mampu menyelesaikan semuanya sebelum pendaftaran ujian tugas akhir di bulan depan. aku tidak tahu apa alasannya memintaku untuk maju sidang bulan depan, tapi yang jelas dia tidak mau menandatangani surat perpanjangan judul untuk semester depan. jadi mau tidak mau aku harus sidang bulan depan.
yakin bisa menyelesaikan dalam 1 bulan kurang? harus yakin, kalu tidak darimana dapat semangatnya? ayo optimis bisa…





